Tirani Logika

Tirani Logika

Chairico Ilhami

0.0

Romansa, Fiksi

Login untuk Sewa / Beli

“Aku tidak merasa takut karena masa lalu, justru karena masa laluku itu pula aku merasa bisa sekuat ini,”
“Bukan masa lalunya. Aku tahu kamu sudah ngerasa kuat karena masa lalumu, tapi ada yang kamu bohongi sama dirimu sendiri.”
“Apa itu?”
“Kepedulianmu.”
“Untuk apa?”
“Untuk yakinin sama orang lain yang tidak seberuntung denganmu, bahwa di balik rapuhnya, ada kekuatan lain yang mengharuskannya untuk merasa pantas sama dirinya sendiri untuk rapuh, agar ia tidak berlama-lama larut bersama kesedihannya.”

***

Ada banyak penjabaran yang tidak seutuhnya menempati kebenaran. Karena dalam setiap pilihan, semasing kita selalu mengantongi latar belakang atas perizinan dari sebuah naluri atau pun logika yang sedang berkompromi.
Mungkin kisah ini akan menceritakan tentang betapa bijaknya sebuah logika tatkala menjabarkan banyak makna, namun kita tidak pernah tahu telah betapa banyak keinginan hati yang terus dipatahkan, demi akreditasi sebuah logika yang mengagungkan sebuah pujaan. Dengan melibatkan masa lalu melalui kehidupan seseorang, mungkin membuat penjabaran dari kisah ini menjadi agak sedikit rumit.
Kita memang berhak memiliki sebuah keinginan, namun kita juga harus mengerti bagaimana akhirnya keinginan itu ada dengan sebab dan latar belakangnya, tanpa mengubah apapun isi dari keinginan itu sendiri, hingga akhirnya kita mengerti bahwa ada yang tengah berdamai perihal menaruh keinginan.